Pada kunjungan tersebut Sri Widodo pun bercerita tentang latar belakang penciptaan lagu “Terima Kasihku (Guruku)”. Lagu “Terima Kasihku (Guruku)” diciptakan oleh Sri Widodo sekitar tahun 1965 silam.
Kala itu, Sri Widodo masih yang berprofesi sebagai guru, tengah bergembira sekaligus sedih lantaran pada akhir tahun ajaran, ada setengah muridnya yang tak lulus. Dari 34 murid, 17 orang lulus namun 17 orang lainnya dinyatakan tidak lulus. .
“Kami sangat sedih sebagai guru biasa, tapi mendukung kelancaran sekolah. Akhirnya apa, pas di belakang panggung di acara tutup tahun itu, di belakang anak yang pandai, dia bilang ‘pak terima kasih atas bimbingan bapak yang telah menyebabkan kami lulus’,” kenang Sri Widodo.
“Kami sedih, lalu tertulis lagu itu, dan kata-katanya sebagian dari anak itu. ‘Terima kasih pak, atas bimbingan bapak yang tulus’. Akhirnya lagu tersebut tersebar dari SD ke SD. Waktu itu kami hanya mengiringi biasa, pakai piano,” ujar Sri Widodo mengenang ucapan terima kasih yang mengharukan dari seorang muridnya terdahulu.
Hingga akhirnya, seorang sahabat menyukai lagu “Terima Kasihku (Guruku)” dan berhasil dibawa ke Jakarta. Lagu tersebut pun diperkenalkan di sekolah-sekolah hingga bisa diperdengarkan melalui acara televisi Nasional, TVRI.