Menelusuri Perseteruan Oasis dan Blur hingga Tercetus Battle of Britpop, Saling Mengumpat hingga Sindiran Lewat Lagu

Setelah hampir tiga dekade berlalu, perseteruan Oasis dan Blur tampaknya telah mendekati titik reda. Pada tahun 2013, Noel Gallagher bergabung dengan Damon Albarn dan Graham Coxon di atas panggung dalam sebuah acara yang diprakarsai Teenage Cancer Trust (Yayasan Kanker Remaja).

Lalu pada bulan Agustus 2018, Damon Albarn menyampaikan kepada The Sun mengenai adanya tanda-tanda perdamaian ini. “Kami tidak membicarakan masa lalu, kami membicarakan masa kini. Saya menghargai persahabatan saya dengan Noel karena dia adalah satu-satunya orang yang mengalami apa yang saya alami di tahun 90-an,” ucap Damon Albarn.

Noel juga sempat manggung bareng Damon Albarn, memainkan lagu “Beetlebum” milik Blur. Ia bahkan ikut menulis sebuah lagu dalam album Humanz untuk Gorillaz, proyek musik virtual Damon Albarn yang juga membawanya pada kesuksesan selain bersama Blur.

Sedangkan Liam Gallagher tampaknya masih belum siap untuk mengikuti jejak sang kakak. Dalam sebuah pernyataan kepada Vogue, Liam mengatakan bahwa Blur adalah bagian dari guilty pleasure (istilah yang menggambarkan perasaan bersalah saat melakukan hal menyenangkan) baginya, sekaligus band yang kualitasnya terlalu dilebih-lebihkan sepanjang era 1990-an.

Di sisi lain, pemain bass Blur, Alex James, tampaknya enggan terlalu larut dengan perseteruan. Pada awal Desember 2024 ini, Alex James memilih utuk mendukung tur reuni Oasis yang akan digelar sepanjang tahun depan. “Saya sangat senang untuk mereka. Senang sekali. Mereka hebat. Saya suka mereka,” ucap Alex James kepada NME, seolah melupakan segala kesemrawutan dalam isu Battle of Britpop.